Annahdlah.com – Pengembangan dan peningkatan kesejahteraan Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) menjadi salah satu prioritas utama Bupati Thariq Modanggu.
Hal ini disampaikan saat membuka acara semiloka (seminar lokakarya) yang diselenggarakan Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo Utara untuk Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Kabupaten Gorontalo Utara, Rabu (09/12/2025).
Acara tersebut mengambil tempat di ruang rapat Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo Utara, ini bertujuan untuk mempercepat pengurangan kemiskinan dan kemiskinan ekstrim di wilayah terpencil, serta mendiskusikan kebutuhan dan potensi pengembangan KAT.
Komitmen ini ditunjukkan melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk mengupayakan program bantuan langsung dari pemerintah pusat. Sebagai bukti keseriusan tersebut, Gorontalo Utara menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Gorontalo yang berhasil mendapatkan alokasi program pemberdayaan KAT dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk tahun anggaran 2025.
Program ini diharapkan dapat menjadi akselerator dalam membuka keterisolasian wilayah adat dan meningkatkan taraf hidup warganya. Bupati Thariq Modanggu, dalam kesempatan itu menekankan pentingnya kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat adat yang terpencil.
“Ini adalah bentuk nyata perhatian kami terhadap hak-hak dasar masyarakat adat. Kami ingin memastikan mereka juga merasakan buah dari pembangunan,” ujar Thariq.
Sebelumnya, Bupati juga telah melakukan kunjungan lapangan langsung ke lokasi permukiman KAT di Dusun KAT, Desa Leyao, Kecamatan Tomilito, pasca-bencana banjir. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau kondisi riil masyarakat sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran dan terkoordinasi dengan baik.
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Sosial Gorontalo Utara Yolanda Giola, menyampaikan bahwa kegaiatan yang dihadiri para pemangku kepentingan yakni stakeholder terkait ini, kiranya dapat menjadi wadah yang efektif untuk melakukan kolaborasi antara OPD terkait.
”Kita berharap hasil pertemuan ini dapat dijadikan dasar untuk merencanakan langkah-langkah konkrit terus melakukan dukungan peningkatan kesejahteraan Komunitas Adat Terpencil,” tegasnya.
Program dari Kemensos ini direncanakan mencakup berbagai intervensi, mulai dari penyediaan bantuan hunian tetap yang layak huni hingga fasilitasi akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan. Pemerintah daerah berharap, melalui program terpusat ini, pembangunan di Gorontalo Utara dapat berjalan lebih merata dan inklusif.
Pewarta: Emha
Editor: Redaksi








