Rektor Universitas Gorontalo Tegaskan Karakter “Mo’odelo” Jadi Fondasi Menuju Kampus Unggul 2045

Akademia16 Dilihat

Annahdlah.com – Universitas Gorontalo terus memperkuat komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Karakter Mo’odelo Menuju Universitas Gorontalo Unggul 2045.”

Kegiatan yang digelar dengan melibatkan unsur akademisi, tokoh budaya, dan berbagai pemangku kepentingan itu menjadi ruang diskusi untuk merumuskan penguatan nilai-nilai karakter yang berlandaskan kearifan lokal Gorontalo sebagai bagian dari arah pengembangan universitas di masa mendatang.

Rektor Universitas Gorontalo, Dr. Robby Hunawa, S.IP., M.Si, mengatakan bahwa pembangunan sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari prestasi akademik maupun kemajuan infrastruktur. Menurutnya, pembentukan karakter mahasiswa merupakan elemen penting yang harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan.

“Universitas Gorontalo ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, etika, serta kepedulian terhadap nilai-nilai budaya daerah. Inilah semangat yang kami bangun melalui konsep Karakter Mo’odelo,” ujar Robby.

Ia menjelaskan, FGD tersebut menjadi wadah untuk menghimpun berbagai pandangan dan gagasan dari para narasumber agar konsep karakter yang dikembangkan benar-benar relevan dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan identitas budaya Gorontalo.

“Kami percaya budaya lokal adalah kekuatan. Jika nilai-nilai itu mampu diinternalisasikan dalam kehidupan kampus, maka Universitas Gorontalo akan memiliki fondasi yang kokoh untuk mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi unggul pada tahun 2045,” tambahnya.

Menurut Robby, hasil diskusi nantinya akan menjadi bahan masukan dalam penyusunan kebijakan dan program pengembangan karakter di lingkungan Universitas Gorontalo.

Melalui forum tersebut, Universitas Gorontalo berharap lahir rekomendasi yang mampu memperkuat budaya akademik sekaligus membentuk lulusan yang kompetitif, berintegritas, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal di tengah perkembangan global. (FM)

 

#Pewarta: Fajar Mohi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *