Disparekprafpora Provinsi Gorontalo Fokus Bangun Kapasitas Pemuda Mewujudkan Indonesia Emas 2045

Daerah, Warta23 Dilihat

(Annahdlah.com) – Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif,Pemuda dan Olahraga (Disparekprafpora) Provinsi Gorontalo, saat ini tengah berfokus membangun kapasitas pemuda untuk mempersiapkan generasi muda Gorontalo menyongsong era Indonesia Emas 2045.

Hal itu terungkap dari Dialog Interaktif RRI Gorontalo yang menghadirkan narasumber, Sekretaris Dinas Parekrafpora, Romi Moge, M.PA, Kepala Bidang Pemuda, Muchlis Huntua, S.Ag, M.Si dan Kepala Bidang Kebijakan Publik Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) Gorontalo, Mohamad Reza, yang dipandu oleh Rusdi Aneta, Rabu (22/7/2026).

Dalam pemaparannya, Romi Moge menjelaskan, komitmen Dinas Parekrafpora membangun kapasitas pemuda Gorontalo merupakan bagian yang terintegrasi dari program unggulan pemerintahan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.

Dalam konteks ini, Dinas Parekrafpora mengemban misi meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) yang saat ini sudah berada pada angka 62,03.

Demikian juga program peningkatan Indeks Olahraga Nasional, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, kesemuanya diarahkan pada keterlibatan elemen pemuda sebagai ujung tombak dalam pemajuan di sektor ini.

Untuk itu, Disparekprafpora Provinsi, berkomitmen membangun kapasitas pemuda, agar mampu berperan di sektor pariwisata, ekonomi kreatif dan keolahragaan yang pada akhirnya akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat.

Menurut Romi Moge, terdapat sejumlah program yang telah dan akan terus dilaksanakan, diantaranya pembinaan dan pemberdayaan pemuda di bidang pariwisata, ekonomi kreatif dan olahraga.

Selain itu, Disparekrafpora Provinsi, juga mencanangkan program pembangunan sarana dan prasarana penunjang yang menjadi wahana bagi pemuda Gorontalo untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimilikinya.

Pembinaan minat dan bakat pemuda di bidang pariwisata, pendidikan dan pelatihan, termasuk bantuan modal dengan mengucurkan dana stimulan bagi pelaku ekonomi kreatif, juga menjadi program yang terus direalisasikan di tengah masyarakat.

Masih di sektor ekonomi kreatif, Disparekrafpora Provinsi Gorontalo, juga telah menetapkan 8 sub sektor unggulan ekonomi kreatif, antara lain, Kuliner, Fashion, Kriya, Seni Pertunjukan, Fotografi, Musik, Film atau Animasi dan Video serta Aplikasi dan pengembangan permainan yang akan terus direalisasikan untuk mendorong kapasitas pemuda Gorontalo yang berdaya saing.

“Semua itu akan terus kita dorong agar sektor ekonomi kreatif yang melibatkan kaum milenial dan pemuda Gorontalo akan terus berkembang dan berkontribusi serta berdampak ekonomi bagi masyarakat” tandasnya.

Untuk mewujudkan program-program tersebut, Disparekrafpora Provinsi Gorontalo akan terus berkolaborasi dengan seluruh stakeholder dan instansi terkait, seperti Bank Indonesia dan lembaga pemerintah atau non pemerintah, untuk memberikan penguatan terhadap pembangunan kapasitas pemuda di Gorontalo.

Masih dalam kerangka membangun kapasitas pemuda, Dinas Parekrafpora Provinsi, ungkap Romi Moge, mendorong terwujudnya 3 aspek penting yang menjadi pijakan mewujudkan pemuda Gorontalo yang berkualitas dan berdaya saing.

Ketiga aspek itu, yakni pertama, mendorong terwujudnya kreativitas dan inovasi generasi muda dalam mengembangkan kapasitasnya di semua sektor kehidupan, diantaranya pengembangan skill, mengembangkan semangat berkolaborasi dan membangun team work. Kedua, mendorong semangat pemuda di bidang Self manajemen dan ketiga, mendorong pemuda memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus berkembang pesat.

Agar program peningkatan kapasitas pemuda Gorontalo menyongsong era Indonesia Emas 2045 tersebut, benar-benar terwujud, Disparekrafpora Provinsi Gorontalo melalui Bidang Pemuda, saat ini tengah menyusun dokumen, berupa Roadmap Kepemudaan yang menjadi rujukan penting dalam membangun kapasitas pemuda Gorontalo yang berdaya saing.

Roadmap Kepemudaan tersebut menurut Romi Moge, sangat penting, untuk mengidentifikasi potensi pemuda beserta problematika dan tantangan yang dihadapi, kemudian menyiapkan data penunjang dan merumuskan Rencana Strategi (Renstra) kepemudaan.

Termasuk yang tengah dikembangkan adalah Gelar Teknologi Pertanian untuk kaum milenial dan generasi muda.Untuk mewujudkan hal itu, Pemerintah Provinsi ujar Romi Moge, telah mencanangkan lokasi pelaksanaan Penas XVII di Limboto sebagai kawasan Edu Agro Wisata yang nantinya, menjadi pusat pelatihan teknologi pertanian bagi kaum millenial dan generasi muda Gorontalo.

Hal itu menurut Romi Moge merupakan terobosan penting untuk merangsang minat pemuda  menjadi petani millenial yang kelak mampu berkontribusi bagi program ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Kabid Kepemudaan Disparekrafpora Provinsi Gorontalo, Muchlis S. Huntua,.S.Ag menjelaskan, upaya membangun kapasitas pemuda mewujudkan Indonesia Emas 2045, merupakan amanat konstitusi yakni Undang-Undang Nomor 40 tahun 2009 yang menjadi pijakan dan pilar utama dalam merumuskan kebijakan di bidang kepemudaan.

Menurutnya, sektor pariwisata, ekonomi kreatif dan olahraga, merupakan ruang yang sangat penting dan strategi bagi pemuda untuk berperan aktif di dalamnya.

Untuk itu, Disparekrafpora Provinsi, khususnya bidang kepemudaan, akan terus mendorong dan memfasilitasi elemen pemuda untuk mengembangkan kapasitasnya menyongsong bonus demografi dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Berbagai tantangan yang dihadapi akan dapat diterobos dengan baik, jika elemen pemuda bangkit untuk mengembangkan kapasitasnya. Pemerintah dalam hal ini Bidang Kepemudaan Disparekrafpora Provinsi,  siap mendorong, mendukung dan memfasilitasi elemen pemuda untuk bangkit.

Menurut mantan Kasubag Humas Setda Provinsi Gorontalo ini, peran pemuda ke depan sangat penting sebagai agen perubahan, sebagai kekuatan moral dan kontrol sosial yang patut untuk terus didorong.

Sebagai agen perubahan, pemuda dapat diarahkan memiliki kapasitas yang mumpuni, baik dalam aspek skill, kompetensi, karakter dan semangat untuk maju dan bertumbuh. (AM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *