Gorontalo (An-Nahdlah.com) – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, meninjau langsung fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Leato Kec. Dumbo Raya Kota Gorontalo, Rabu (6/5/2026). Program yang menjadi bagian dari Program Strategis Nasional tersebut dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat sektor perikanan di daerah. Dalam kunjungan itu, Gusnar melihat sejumlah fasilitas yang telah dibangun secara terintegrasi dalam satu kawasan, mulai dari Dermaga,Koperasi Nelayan, Pabrik Es, hingga Kios Perbekalan.
Dalam sambutannya, Gubernur Gusnar Ismail mengatakan, keberadaan fasilitas yang saling terhubung ini akan mempermudah aktivitas nelayan, terutama dalam memenuhi kebutuhan operasional para nelayan. Menurutnya, konsep pembangunan kawasan KNMP sudah sangat tepat, karena semua kebutuhan nelayan terhimpun dalam satu kawasan sehingga dapat menghemat biaya dan waktu dari para nelayan.
“Konsepnya sudah tepat, semua kebutuhan nelayan dikumpulkan dalam satu kawasan. Ini akan memangkas biaya dan waktu, sehingga aktivitas melaut bisa lebih efisien,” ujar Gusnar.
Model pembangunan seperti ini, diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya nelayan tradisional yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan.
“Kalau ekosistemnya sudah lengkap, nelayan tidak lagi kesulitan mencari es, perbekalan, atau tempat perbaikan alat. Dampaknya tentu ke peningkatan pendapatan,” jelasnya.
Kawasan KNMP Leato menurutnya, masuk dalam rencana kunjungan Presiden untuk agenda peresmian. Namun, hingga saat ini, jadwal tersebut masih menunggu kepastian.
“Rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden, tapi kita masih menunggu informasi lanjutan. Yang jelas, kita terus mempersiapkan semuanya,” katanya.
Di bagian lain, Gubernur Gusnar mengatakan, Pemerintah Provinsi Gorontalo mendapatkan alokasi 4 titik pembangunan kawasan serupa. Selain di Leato, proyek tersebut juga tersebar di beberapa wilayah pesisir lainnya di Gorontalo.
Sementara itu, sebelum meninjau KNMP di Kelurahan Leato, Gubernur Gusnar Ismail bersama rombongan turut meninjau sejumlah Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di wilayah pesisir. Dari hasil pemantauan, ia menilai masih terdapat fasilitas yang perlu dibenahi agar mampu menunjang aktivitas nelayan secara maksimal.
“Beberapa titik masih butuh peningkatan, terutama dari sisi sarana dan akses. Ini penting supaya nelayan bisa bekerja lebih nyaman dan produktif,” tegasnya.














