Annahdlah.com – Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kota Gorontalo baru-baru ini melaksanakan kegiatan konsolidasi internal yang komprehensif, menggabungkan agenda silaturahim dengan Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO), Jumat (5/12/2025).
Silaturrahim tersebut dirangkaikan dengan rapat harian pengurus dalam rangka mematangkan persiapan Rapat Kerja Cabang (Rakercab). Acara penting ini juga akan dirangkaikan dengan kegiatan diskusi publik untuk mengasah nalar kritis dan wawasan keilmuan para alumni.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban ini menjadi momen vital bagi IKA PMII Kota Gorontalo untuk menyamakan persepsi dan langkah strategis ke depan, pengurus dan alumni IKA PMII.
Ketua Umum IKA PMII Kota Gorontalo, Muchlis S. Huntua, dan Sekretaris Umum, Fathan Boulu, Bendahara Umum Fachrun Yahya turut hadir bersama jajaran pengurus harian bersama ibu Hj. Farida Napu sebagai Dewan Pertimbangan IKA PMII Kota Gorontalo.
Dalam arahannya, ibu Hj. Farida Napu Majelis Pertimbangan Organisasi yang juga menjabat Kepala Biro IAIN Sultan Amai Gorontalo itu, menekankan pentingnya peran alumni PMII dalam memberikan kontribusi nyata bagi daerah, serta menjaga tradisi intelektual dan amaliyah yang menjadi ciri khas organisasi.
“Silaturahim ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan upaya untuk memperkuat ikatan emosional dan ideologis antara pengurus harian dan Majelis Pertimbangan, sekaligus memastikan arah organisasi tetap sejalan dengan nilai-nilai PMII,” tegas Farida Napu.
Lanjut Farida, “secara pribadi dan keluarga saya siap memberikan dukungan penuh akan eksistensi IKA PMII Cabang Kota Gorontalo, dan silahkan rumah ini dijadikan tempat diskusi membahas agenda program IKA PMII Kota Gorontalo kedepan.”

Ketua Umum IKA PMII Cabang Kota Gorontalo, Muchlis S.Huntua menyampaikan bahwa rangkaian acara dilanjutkan dengan rapat intensif pembentukan dan pemantapan panitia pelaksana Rakercab dan Diskusi Publik tentang Buku “Gorontalo Daerah Istimewa”.
Untuk melengkapi nuansa intelektual, sesi diskusi buku diadakan sebagai pemantik merawat tradisi pemikiran dikalangan aktivis PMII. Buku yang menjadi topik diskusi publik terkait dengan wacana PMII menyuarakan aspirasi Gorontalo pantas menjadi Daerah Istimewa, dimuat di Harian Gorontalo (Selasa, 10 Oktober 2000).
Diskusi Publik terkait buku ini akan menjadi menarik dan diharapkan dapat melahirkan gagasan-gagasan segar yang akan diarusutamakan dalam program kerja yang akan disahkan pada Rakercab IKA PMII nanti.
Olehnya, Muchlis meminta panitia yang telah dibentuk diberikan mandat penuh untuk mempersiapkan dua agenda strategis tersebut secara matang dengan melibatkan potensi para alumni dan kader PMII dan simpatisan.
IKA PMII Kota Gorontalo sendiri sebelumnya telah resmi melaporkan keberadaan organisasinya kepada pemerintah daerah pada November 2025, menunjukkan keseriusan mereka untuk bersinergi dengan berbagai pihak di Gorontalo.
Kontributor: Rommynenza
Editor: Redaksi










