Kukuhkan Ukhuwah, Pendekar Pagar Nusa UNU Gorontalo Hadiri Milad Ke-63 Tapak Suci

Daerah, Warta257 Dilihat

Annnahdlah.com – Momentum bersejarah yang mempertemukan dua pilar besar bela diri berbasis ormas Islam di Indonesia tersaji indah di Gedung Sabda Olahraga Pusat Olahraga (SPOBDA) Provinsi Gorontalo, Ahad (2/8/2026).

Ratusan pendekar berkumpul dalam perayaan Milad ke-63 Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Di antara deretan tamu kehormatan, kehadiran delegasi Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Gorontalo.

Para Pendekar Pagar Nusa dari Padepokan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Gorontalo, menjadi pusat perhatian dan membawa pesan kuat tentang indahnya harmoni ukhuwah islamiyah di Bumi Serambi Madinah.

Acara yang berlangsung khidmat ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe.

Dalam arahannya, Sultan menyatakan rasa bangga atas kekompakan yang ditunjukkan oleh Tapak Suci dan Pagar Nusa. Pemerintah Provinsi Gorontalo memandang pencak silat bukan sekadar olahraga prestasi, melainkan juga aset kebudayaan dan ekonomi kreatif yang sangat potensial.

“Sinergi lintas perguruan silat seperti ini menjadi modal besar bagi pemerintah dalam melakukan pembinaan pemuda dan olahraga demi mengharumkan nama daerah di kancah nasional. ujarnya.”

Sementara itu, PW Muhammadiyah Gorontalo, Salahuddin Pakaya, dalam arahannya menekankan pentingnya peran pencak silat sebagai perekat persaudaraan dan pembentuk karakter generasi muda Islam yang tangguh.

Secara khusus, Salahuddin memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran delegasi Pagar Nusa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Gorontalo, yang dinilainya sebagai bukti nyata bahwa silaturahmi dan sinergi antar-ormas Islam di Gorontalo berjalan dengan sangat harmonis melampaui sekat-sekat organisasi.

Kadis Parekrafpora Provinsi Gorontalo bersama para Pendekar Pagar Nusa dan Pendekat Tapak Suci dan Santrinya
Kadis Parekrafpora Provinsi Gorontalo bersama para Pendekar Pagar Nusa dan Pendekat Tapak Suci dan Santrinya

Apresiasi senada juga datang Pembina sekaligus Pimpinan Padepokan PSNU Pagar Nusa UNU Gorontalo, Muchlis Huntua, memberikan pernyataan khusus terkait kehadiran para pendekarnya.

Muchlis menjelaskan bahwa kehadiran Pagar Nusa UNU Gorontalo dalam milad ini merupakan bagian dari amanah organisasi untuk selalu merawat persaudaraan kemanusiaan (ukhuwah basyariyah) dan persaudaraan kebangsaan (ukhuwah watoniyah).

“Padepokan UNU Gorontalo siap berkolaborasi secara berkelanjutan dengan Tapak Suci yang segudang prestasinya dan pemerintah untuk mencetak atlet-atlet berprestasi yang berakhlak mulia, karena bagi Pagar Nusa, prestasi di atas gelanggang harus selalu berjalan beriringan dengan nilai-nilai spiritual, tegasnya”.

Mengenakan seragam hitam khas yang kontras namun serasi dengan warna merah menyala milik Tapak Suci, kehadiran para pendekar Pagar Nusa UNU Gorontalo ini mempertegas bahwa perbedaan seragam, lambang, dan metode latihan bukanlah penghalang untuk bersatu menjaga kelestarian budaya bangsa.

Pertemuan para tokoh lintas sektoral ini ditutup dengan sesi foto bersama dan peragaan jurus kehormatan yang memperlihatkan kehangatan hubungan antara jajaran pemerintah, tokoh Muhammadiyah, serta para pendekar kedua perguruan. Langkah bersama ini diyakini akan mempercepat kebangkitan prestasi olahraga pencak silat di Provinsi Gorontalo pada masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *