Pusat Latihan Pagar Nusa UNU Gorontalo Resmi Dibuka, Gandeng Pendekar Lintas Wilayah Cetak Atlet Berprestasi

Daerah, Warta11 Dilihat

Annahdlah.com –  Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (IPSNU) Pagar Nusa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Gorontalo kian mengukuhkan eksistensinya sebagai pilar pelestarian budaya bangsa di Serambi Madinah.

Kehadiran Padepokan Pagar Nusa UNU Gorontalo ini menjadi tonggak sejarah penting dalam pengembangan seni bela diri pencak silat berskala nasional di lingkungan perguruan tinggi.

Pembina PSNU Pagar Nusa Kota Gorontalo, sekaligus Penanggung Jawab Padepokan PSNU Pagar Nusa UNU Gorontalo, Muchlis S.Huntua, menyampaikan bahwa padepokan ini telah diresmikan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat PSNU Pagar Nusa, Muchamad Nabil Haroen (Gus Nabil).

Momentum bersejarah tersebut diperkuat dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) strategis yang berfokus pada pengembangan Pagar Nusa di lingkungan kampus, khususnya di UNU Gorontalo.

Menindaklanjuti kerja sama besar tersebut, Padepokan PSNU Pagar Nusa UNU Gorontalo kini resmi meluncurkan pusat latihan terpadu yang berlokasi di halaman kampus UNU Gorontalo.

Pusat gemblengan ini dirancang sebagai wadah inklusif yang tidak hanya menerima santri mahasiswa internal, tetapi juga dibuka secara luas untuk masyarakat umum. Langkah ini diambil sebagai bentuk syiar pencak silat demi membentuk karakter generasi muda yang berakhlakul karimah, bermental baja, dan cinta tanah air.

Muchlis S.Huntua juga optimis bahwa eksistensi padepokan ini akan membawa dampak besar bagi reputasi institusi. “Kami sangat meyakini bahwa keberadaan Pagar Nusa ini ke depan bisa membawa nama harum UNU Gorontalo, baik di tingkat regional maupun nasional melalui jalur prestasi olahraga dan penguatan karakter pengabdian masyarakat,” ujarnya.

Untuk memastikan kualitas gemblengan, pusat pendidikan bela diri ini dipimpin langsung oleh Coach Ihsan Nento yang merupakan pendekar senior sekaligus Dewan Pelatih Pagar Nusa.

Kekuatan lini kepelatihan padepokan ini semakin solid dengan hadirnya Kang Sidik, sosok tokoh persilatan yang dikenal luas sebagai Pimpinan Pagar Nusa Wonosari Kabupaten Boalemo.

Kolaborasi para pendekar lintas wilayah ini menjamin kurikulum latihan yang komprehensif, memadukan ketahanan fisik, teknik bela diri praktis, serta penguatan spiritual keislaman khas Nahdlatul Ulama, yakni Ahlussunnah Waljamaah Annahdhiyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *