Satu Visi RAD Kepemudaan, Disparekrafpora Gorontalo Inisiasi Wadah Kolaboratif SI-KOMPAK

Daerah, Warta79 Dilihat

Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Provinsi Gorontalo menggelar Rapat Koordinasi Rencana Aksi Daerah (RAD) Kepemudaan yang dilanjutkan dengan Workshop Pelayanan Kepemudaan di Ballroom Hotel Damhil, Kota Gorontalo, Kamis (5/11/2026).

Agenda strategis ini dilaksanakan sebagai implementasi aksi perubahan yang menekankan nilai-nilai kolaborasi lintas perangkat daerah demi mengoptimalkan peran serta sinergisitas program kepemudaan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Disparpora Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe. Acara ini turut dihadiri oleh unsur akademisi, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan pemerintah daerah, serta unsur perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).

Dalam sambutannya, Kepala Disparpora Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, menegaskan pentingnya komitmen bersama seluruh sektor dalam membangun potensi kepemudaan melalui instrumen daerah yang terarah.

Menurutnya, urusan pemuda tidak bisa hanya dibebankan pada satu instansi saja, melainkan harus bersandar pada mandat regulasi yang kuat.

“Pembangunan pemuda yang ideal memerlukan kontribusi dari berbagai lini sektor. Melalui penyusunan RAD Kepemudaan yang berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan.

Disamping itu, Peraturan Daerah (Perda) Kepemudaan No. 7 Tahun 2025 yang berlaku, kita ingin memastikan seluruh program kerja antardinas terintegrasi dengan baik.

Hal ini penting agar pelayanan kepemudaan memberikan dampak yang nyata, terukur, dan berkelanjutan bagi kemajuan pemuda di Gorontalo,” ujar Sultan Kalupe.

Kadis Sultan Kalupe bersama para Peserta Rakor RAD / FGD Tahun 2026 di Damhil Hotel Gorontalo

Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala Bidang Pemuda Disparpora Provinsi Gorontalo, Muchlis Huntua, menyatakan bahwa rangkaian kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam penyusunan program pelayanan kepemudaan yang lebih terintegrasi untuk memotong ego sektoral institusi.

“Kegiatan workshop pelayanan kepemudaan ini sekaligus menginisiasi adanya forum kolaborasi Pemuda Lintas OPD dalam mengawal implementasi RAD Kepemudaan, yakni Sinergi Kolaborasi Pemuda, Pemerintah Aparatur Kolektif yang disingkat SI-KOMPAK,” kata Muchlis.

Melalui kehadiran forum SI-KOMPAK, diharapkan eksekusi program-program yang tertuang dalam RAD Kepemudaan Provinsi Gorontalo tidak lagi berjalan sendiri-sendiri.

Forum ini akan menjadi wadah bersama lintas aparatur dan pemangku kepentingan lainnya untuk menyatukan visi, mengompilasi program kerja, dan memaksimalkan potensi pemuda daerah secara kolektif sesuai dengan amanat aturan kepemudaan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *