Tembus Seleksi Kemenpora, Pemuda Gorontalo Siap Jadi Agen Diplomasi Indonesia-Australia

Nasional, Warta52 Dilihat

Annahdlah.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Australia Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) Tahun 2026.

Dari ratusan pemuda terbaik di penjuru negeri, Annafia Dwiyanti berhasil mengukuhkan posisinya sebagai delegasi tunggal yang siap mewakili Provinsi Gorontalo sekaligus Indonesia ke Negeri Kanguru.

Keberhasilan luar biasa Annafia ini tertuang dalam surat resmi Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora RI Nomor PP.03.05/9.24.5/D-I/IX/2026. Melalui keputusan tersebut, ia resmi menjadi bagian dari 21 pemuda terbaik se-Indonesia yang dinyatakan lolos seleksi super ketat, setelah bersaing sengit dengan delegasi terpilih dari berbagai provinsi.
Mendengar kabar membanggakan ini, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pencapaian tersebut.
“Kami sangat bangga atas pencapaian Annafia Dwiyanti. Ini membuktikan bahwa pemuda Gorontalo memiliki daya saing yang luar biasa di tingkat nasional bahkan internasional. Kami berharap Annafia mampu menjadi duta daerah yang memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi Gorontalo di Australia,” ujar Sultan Kalupe saat dikonfirmasi pada Ahad (29/9/2026).
Senada dengan Kadis, Kepala Bidang Pemuda Disparekrafpora Provinsi Gorontalo, Muchlis S. Huntua, juga menyampaikan rasa syukur yang mendalam dan menekankan pentingnya persiapan matang menjelang keberangkatan. Muchlis menambahkan bahwa prestasi ini menjadi bukti nyata dari komitmen pembangunan daerah.
“Pencapaian ini sangat sejalan dengan program strategis Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo dalam hal peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya bagi para pemuda. Kami terus berkomitmen membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang.
Prestasi ini, bersama dengan dukungan Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI), diharapkan menjadi pemantik motivasi bagi generasi muda di Bumi Serambi Madinah untuk terus berani bermimpi dan bersaing di kancah internasional,” tegas Muchlis Huntua.
Secara terpisah, Ketua PCMI Gorontalo, Vicky Dangkua, menjelaskan bahwa Program AIYEP merupakan ajang pertukaran pemuda bilateral yang sangat bergengsi. Program ini dirancang untuk mempererat hubungan kedua negara, memperluas jejaring global, serta melatih kepemimpinan pemuda.
Selama program berjalan, para peserta akan melewati berbagai fase krusial dan padat. Tahapan tersebut dimulai dari Pra-Project Development Training (Pra-PDT), Project Development Training (PDT), Fase Online, Fase Negara Mitra (Australia), Fase Indonesia, hingga tahap akhir yaitu Re-Entry.
Vicky juga menambahkan bahwa kriteria untuk menembus program ini sangatlah tinggi. “Syarat yang harus dipenuhi pun tergolong tinggi, mulai dari penguasaan bahasa Inggris tingkat lanjut seperti TOEFL ITP minimal 500 atau IELTS minimal 6, hingga penyusunan proposal atau business plan pascaprogram yang berfokus pada pengembangan masyarakat (community development) di daerah asal,” tutup Vicky.
Dengan kelulusan ini, Annafia Dwiyanti tidak hanya membawa nama baik keluarga dan daerah, tetapi juga memikul misi penting sebagai diplomat muda Indonesia di Australia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *