MUSKAB IPSI Bone Bolango 2026–2030, Dr. Darwin Botutihe Terpilih Aklamasi sebagai Ketua

Daerah, Warta146 Dilihat

Annahdlah.com – Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bone Bolango masa bakti 2026–2030 berlangsung dengan penuh semangat persatuan dan kebersamaan. Kegiatan yang dihadiri perwakilan berbagai perguruan silat tersebut menetapkan Dr. Darwin Botutihe sebagai Ketua IPSI Kabupaten Bone Bolango periode 2026–2030 secara aklamasi.

Musyawarah yang berlangsung dalam suasana demokratis itu menjadi momentum penting bagi insan pencak silat di Bone Bolango untuk memperkuat organisasi serta meningkatkan pembinaan atlet dan prestasi pencak silat di daerah.

Dalam laporan panitia, Steering Committee Ihsan Nento menyampaikan apresiasi kepada seluruh perguruan yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan pelaksanaan Muskab IPSI Bone Bolango.

“Musyawarah ini merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten untuk menentukan arah kebijakan serta kepengurusan IPSI lima tahun ke depan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menjaga suasana musyawarah tetap kondusif dan penuh kekeluargaan,” ujar Ihsan Nento.

Sejumlah perguruan silat yang hadir dalam Muskab tersebut di antaranya Tapak Suci, Pagar NUsa, PSBP, Merpati Putih, dan Persinas ASAD.

Melalui proses musyawarah yang berlangsung lancar, seluruh peserta secara bulat memberikan dukungan kepada Dr. Darwin Botutihe untuk memimpin IPSI Bone Bolango masa bakti 2026–2030. Keputusan tersebut ditetapkan secara aklamasi sebagai bentuk kepercayaan dan harapan besar terhadap kepemimpinannya dalam memajukan pencak silat di Kabupaten Bone Bolango.

Dalam sambutannya usai terpilih, Dr. Darwin Botutihe menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh perguruan silat, memperkuat pembinaan atlet usia dini, serta meningkatkan prestasi pencak silat Bone Bolango di tingkat provinsi maupun nasional.

Muskab IPSI Bone Bolango diharapkan menjadi awal penguatan sinergi antarperguruan dalam menjaga nilai-nilai luhur pencak silat sebagai warisan budaya bangsa sekaligus cabang olahraga yang mampu mengharumkan nama daerah melalui berbagai ajang kompetisi.

 

Pewarta: Yudistira
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *